Stakeholders in Our Relationship

Stakeholders in Our Relationship
Masa-masa pacaran dimana dunia serasa milik berdua merupakan masa yang paling indah. Saking indahnya, waktu seakan tidak pernah cukup untuk berdua. Usually, pada akhirnya akan diambil keputusan untuk melangkah ke jenjang yang lebih tinggi. Bayangannya, dengan menikah waktu untuk berdua pasti akan bertambah banyak. Ironisnya, begitu keputusan untuk menikah diambil, secara perlahan dunia tidak lagi menjadi milik berdua. Prosesi perkawinan yang harus melibatkan keluarga menjadi awal masuknya pengaruh-pengaruh asing dalam dunia yang tadinya hanya milik berdua. Tetapi dengan hati yang sedang berbunga-bunga...
read more

Marriage = Merger?

Marriage = Merger?
“I’m getting married…!”  Seorang teman mengupdate status sosmednya di tengah siang bolong. Lengkap dengan menambahkan tag Feeling Excited, seolah baru saja memenangkan lotere. Call me “nyinyir”, but I’m just wondering: Does she really know what she’s getting herself into? Is she getting too high with her hopes? I mean, angka perceraian yang terus meningkat seolah menunjukkan seberapa banyak yang kecewa dengan kehidupan perkawinannya. Akankah dia menjadi salah seorang diantaranya? Sejak kecil kita seringkali dijejali dengan dongeng Cinderella tentang...
read more

Technical vs Fundamental Analysis

Technical vs Fundamental Analysis
Ada dua tipe analisis yang umum digunakan untuk menentukan apakah suatu saham layak atau tidak untuk dibeli. Apabila saham tersebut dinilai lebih rendah daripada nilai pasar maka investasi tersebut layak untuk dibeli. Sebaliknya, apabila dinilai terlalu mahal maka sebaiknya tidak dibeli. Perbedaan dari kedua tipe analisis tersebut adalah sebagai berikut: Technical analysis Penilaian saham didasarkan atas trends dan menganggap past behavior sebagai dasar untuk predict the future. Harga merupakan cerminan dari permintaan dan penawaran serta dipengaruhi oleh perilaku rasional maupun irasional. Analisis...
read more

Buy, Sell or Hold

Buy, Sell or Hold
Waktu kecil sering kali kita dibacakan dongeng Cinderella setiap malamnya. Secara tidak sadar kita diperkenalkan akan konsep cinta untuk pertama kalinya. Kita diberikan sebuah mimpi bahwa di saat kita berhasil menemukan prince charming, we will live happily ever after. As we grow up, bacaan kita mungkin bukan lagi Cinderella, kita berpindah ke film romantic comedy ala Hollywood yang menjual dengan konsep percintaan yang tidak jauh berbeda. Siapa yang tidak senang diberikan akhir cerita yang happy ending. Tanpa sadar kita telah membangun ekspektasi yang tinggi tentang kehidupan cinta kita. Setelah...
read more

Analyzing the Risk in LOVE

Analyzing the Risk in LOVE
Love is a risky thing. Bayangkan jatuh cinta sama suami orang. Atau jatuh cinta dengan orang lain di saat kita sudah bersuami. Tidak harus menjalin cinta yang terlarang untuk membuat cinta beresiko. Sekedar jatuh cinta saja sudah beresiko. Di antara segitu banyak pilihan, kita tidak bisa memilih siapa yang bisa kita cintai. Apa jaminannya kita tidak jatuh cinta dengan orang yang salah? Walaupun kita sudah memiliki pola tertentu akan tipe pria yang kemungkinan akan kita cintai, bukan berarti resiko itu hilang. Kadang malah kita terjebak ke dalam tipe pria yang sama berulang kali. Ada yang bilang memang...
read more
Page 1 of 41234